Minggu, 02 Juni 2013

APA YANG MENYEBABKAN MUAL DAN MUNTAH TERJADI PADA IBU HAMIL?

APA YANG MENYEBABKAN MUAL DAN MUNTAH TERJADI PADA IBU HAMIL?
Foto: PENYEBAB DAN PENANGANAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL
______
Mual muntah memang merupakan salah satu tanda kehamilan. Sekitar 70% wanita hamil akan mengalaminya. Yang terpenting, justru mencegahnya jangan sampai terjadi dehidrasi karena selain membahayakan ibu, juga akan membahayakan janin.

DARI WAJAR HINGGA BERLEBIHAN
Yang perlu digarisbawahi, mual-muntah, yang dalam istilah medisnya disebut emesis gravidarum, merupakan sesuatu yang wajar jika dialami pada usia kehamilan 8 hingga 12 minggu. Pada keadaan normal, mual-muntah berangsur membaik saat usia kehamilan 16 minggu. Tapi sekitar 12 % ibu hamil masih mengalami mual hingga 9 bulan kehamilannya.

Mual muntah yang berlebihan sehingga tidak ada makanan atau minuman yang masuk ke tubuh, disebut hiperemesis gravidarum. Keadaan ini dibagi 3 tingkatan. Tingkat 1, muntah terjadi terus menerus hingga ibu hamil merasa lemas, tidak nafsu makan, BB turun, dan nyeri ulu hati. Tingkat 2, keadaan ibu semakin lemah, apatis, kulit keriput, mata cekung, bau aseton pada napas. Sedangkan tingkat 3, kesadaran ibu bisa menurun bahkan bisa sampai koma. Peristiwa hiperemesis gravidarum ini sudah tak wajar karena bisa membuat ibu kekurangan cairan yang juga tak menguntungkan janin. Akibat dehidrasi, maka aliran darah ke janin pun ikut berkurang.

Pada awal kehamilan, hidup janin layaknya parasit. Ia memperoleh asupan dari cadangan lemak di tubuh ibu. Bila cadangan tersebut berkurang akibat mual-muntah yang berlebihan, maka asupan bagi janin pun akan berkurang sehingga bisa terjadi gangguan pertumbuhan.
Kasus mual muntah tingkat 3 dimana ibu sampai kehilangan kesadaran akibat mual muntah pada saat ini jarang terjadi. Jika dokter sudah menegakkan diagnosa hiper-emesis maka terapi yang dilakukan adalah pengobatan dengan cairan. Sistem tubuh ibu hamil pun akan normal kembali, sehingga tidak sampai mengakibatkan gangguan kesadaran.

PENYEBAB
Mengapa bisa terjadi mual-muntah pada ibu hamil? Mual atau nausea, pada bulan-bulan pertama kehamilan disebabkan meningkatnya produksi hormon estrogen yang memancing peningkatan keasaman lambung. Jika frekuensi mual muntah lebih sering di pagi hari, itu karena jarak antara waktu makan malam dengan makan pagi cukup panjang. Akibatnya, perut kosong mengeluarkan asam lambung yang membuat ibu merasa lebih mual.

Ada juga teori yang mengatakan, biang keladi mual-muntah tak lain adalah faktor HCG (Human chorionic gonodotropin). Hormon ini dihasilkan plasenta (ari-ari) selama awal kehamilan. Perubahan dalam tubuh ibu yang dipicu hormon ini kemudian menimbulkan rasa mual. Fungsi plasenta sebagai sirkulasi dan pemberi makanan pada janin akan tumbuh maksimal ketika kehamilan menginjak usia 12-14 minggu. Pada saat ini biasanya mual-muntah akan berhenti.

Teori lain mengatakan, sel-sel plasenta (villi korialis) yang menempel pada dinding rahim awalnya ditolak oleh tubuh karena dianggap sebagai benda asing. Reaksi imunologik inilah yang memicu terjadinya reaksi mual-mual.

Perubahan metabolisme glikogen hati akibat kehamilan juga dianggap sebagai penyebab mual-muntah. Namun, setelah terjadi penyesuaian terhadap sel-sel plasenta dan terjadi kompensasi metabolisme glikogen di dalam tubuh, maka rasa mual itu akan lenyap.
Faktor terakhir yang juga kerap menentukan adalah faktor psikologis ibu hamil.Contoh, ibu hamil yang mengalami stres akibat kehamilan tak diinginkan bisa mengalami mual dan muntah, Dalam tubuhnya terjadi penolakan. Akhirnya timbul rasa mual.

Namun begitu, penyebab hiperemesis gravidarum sampai kini belum diketahui pasti. Salah satu kemungkinannya, yaitu hormon HCG yang berlebihan. Mungkin juga karena adaptasi ibu hamil pada hormon-hormon yang timbul selama kehamilan kurang baik. Kemampuan beradaptasi ibu hamil, nyatanya memang sangat idiviudal seperti halnya reaksi alergi. Ibaratnya kalau makan udang, ada orang yang makan sedikit saja sudah alergi, tapi ada juga yang bisa makan banyak tanpa reaksi apa pun pada tubuhnya.

Gangguan enzim juga diperkirakan sebagai penyebab mual-muntah berlebihan. Sakit mag, misalnya, dapat memperberat kondisi mual-muntah pada kehamilan. Hal ini mungkin agak bertolak belakang dengan teori yang menyatakan bila ibu penderita mag, maka selama hamil sakitnya itu akan hilang.

Asumsinya, kehamilan membuat gerak usus melambat hingga pengosongan lambung pun jadi ikut melambat. Keadaan seperti ini pada beberapa ibu dapat membuat sakit magnya tidak kambuh semasa hamil, tapi ada juga yang tetap sakit mag. Ini dikarenakan pola makannya yang salah. Contohnya, ibu hamil yang kerap menyantap rujak saat perutnya kosong. Akibatnya, asam lambung meningkat dan menimbulkan luka pada lambung atau sakit mag.

PENANGANAN
Jika setiap kali makan bahkan minum selalu disertai muntah, frekuensi berkemih berkurang, dan jumlah urin sedikit, maka dengan indikasi hiperemisis gravidarum seperti itu ibu hamil perlu dirawat. Pada kasus yang lebih parah biasanya suami akan melaporkan kalau istrinya bertambah lemas dan mukanya pucat . Kalau badan sudah lemas terus-menerus artinya ibu sudah mengalami dehidrasi.

Untuk memperoleh kepastian diagnosa, ibu harus melalui pemeriksaan urin di laboratorium. Jika air seninya mengandung zat keton berarti ibu hamil positif harus masuk rumah sakit. Selama perawatan awal, biasanya semua intake makanan dan minuman harus melalui cairan infus. Pasien umumnya akan dipuasakan selama 6- 8 jam agar lambungnya dapat beristirahat. Setelah itu pemberian makan akan dilakukan secara bertahap. Mulai dari makanan cair, makanan semipadat hingga makanan biasa.

Selama itu, ibu pun akan mendapat obat antimual. Bahkan bila sampai mengalami luka lambung karena intake yang kurang, maka dokter akan mengobatinya dengan obat antimag. Pada umumnya, dalam 24 jam gejala mual akan menghilang.

Petumbuhan janin juga dipantau melalui USG. Namun ibu tetap merupakan prioritas utama yang mendapat perhatian dalam pengobatan. Dengan asumsi jika asupan kalori ibu hamil tercukupi, maka janin pun akan memperoleh makanan yang cukup melalui plasenta. Lama perawatan di rumah sakit tergantung pada kondisi ibu, tapi rata-rata 2-3 hari. Jangan lupa, dukungan moril dari keluarga untuk menenangkan jiwa ibu hamil sangat diperlukan. Selesaikan masalah yang membebani selama ini. Intinya, lepaskan diri dari segala macam stres.

PERHATIKAN MAKANAN
Setelah lepas dari perawatan rumah sakit, bukan berati masalah selesai begitu saja. Bagaimanpun, ibu hamil yang mengalami mual-muntah berlebihan mesti cermat dalam pengaturan makan. Berikut beberapa kiat pengaturan makanan:
* Pada prinsipnya gangguan perut dapat diatasi dengan tidak membiarkannya kosong. Jadi makanlah dalam porsi kecil tapi sering.
* Sajikan makanan dan minuman dalam keadaan hangat karena bisa membuat lambung yang terasa perih seperti terelaksasi.
* Setiap bangun pagi jangan lupa sarapan. Bila nafsu makan belum ada, nikmati saja biskuit dengan teh hangat misalnya.
* Makanlah makanan berkarbohidrat tinggi. Mual-muntah mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak dipakai oleh tubuh untuk mengganti energi yang hilang.
* Hindari makanan yang dapat membuat kembung karena perut akan terasa penuh tapi masih tetap lapar. Keadaan ini akan memperparah karena setiap kali perut diisi, muntah akan terjadi lagi. Kacang tanah merupakan contoh makanan yang dapat membuat kembung. Biasanya kacang tanah digunakan sebagai bumbu pada gado-gado, asinan, siomay, sate, dan ketoprak.
* Macam makanan lain yang perlu dibatasi adalah, ketan, nangka, sayur nangka, sayur asem, buah-buahan yang asam atau yang dapat mengiritasi lambung.
* Makanan yang mengandung banyak santan, seperti masakan padang pun perlu dibatasi karena santan membuat kerja lambung menjadi lebih berat.
* Waspadai juga cuka dan kopi.
____
semoga bermanfaat :)
Saya pernah membaca salah satu jurnal keperawatan mual muntah memang merupakan salah satu tanda kehamilan. Sekitar 70% wanita hamil akan mengalaminya. Yang terpenting, justru mencegahnya jangan sampai terjadi dehidrasi karena selain membahayakan ibu, juga akan membahayakan bagi janin.
DARI WAJAR HINGGA BERLEBIHAN
Yang perlu digaris bawahi mual-muntah yang dalam istilah medisnya disebut emesis gravidarum yang merupakan sesuatu yang wajar jika dialami pada usia kehamilan 8 hingga 12 minggu. Pada keadaan normal mual-muntah berangsur membaik saat usia kehamilan 16 mnggu. Tapi sekitar 12 % ibu hamil masih mengalami mual hingga 9 bulan kehamilannya. Mual muntah yang berlebihan sehingga tidak ada makanan atau minuman yang masuk kedalam tubuh disebut hiperemesis gravidarum. Keadaan ini dibagi 3 tingkatan : tingkat 1 muntah terjadi terus menerus hingga ibu hamil merasa lemas, tidak nafsu makan, BB turun, dan nyeri di ulu hati. Tingkat 2, keadaan ibu semakin lemah, kulit keriput, mata cekung, bau aseton pada napas. Sedangkan tingkat 3, kesadaran ibu bisa menurun bahkan bisa sampai koma. Peristiwa hiperemesis gravidarum ini sudah tidak wajar karena bisa membuat ibu kekurangan cairan yang juga tidak menguntungkan pada janin. Akibat dehidrasi, maka aliran darah ke janin pun ikut berkurang. Pada awal kehamilan, hiduo janin layaknya parasit. Ia memperoleh asupan dari cadangan lemak di tubuh ibu. Bila cadangan tersebut berkurang akibat mual-muntah yang berlebihan, maka asupan bagi janin pun akan berkurang sehingga bisa terjadi gangguan pertumbuhan.
PENYEBAB
Mengapa bisa terjadi mual dan muntah pada ibu hamil ?
Mual pada bulan-bulan pertama kehamilan disebabkan meningkatnya produksi hormon estrogen yang memancing peningkatan keasaman lambung. Jika frekuensi mual muntah lebih sering di pagi hari, itu karena jarak antara waktu makan malam dengan makan pagi cukup panjang. Akibatnya, perut kosong mengeluarkan asam lambung yang membuat ibu merasa lebih mual. Perubahan metabolisme glikogen hati akibat kehamilan juga di anggap sebagai penyebab dari mual-muntah. Namun, setelah terjadi penyesuaian terhadap sel-sel plasenta dan terjadi kompensasi metabolisme glikogen di dalam tubuh, maka rasa mual itu akan lenyap. Faktor terakhir yang juga kerap menentukan adalah faktor psikologis ibu hamil, contohnya ibu hamil yang mengalami stress akibat kehamilan tak diinginkan bisa mengalami mual dan munntah, dalam tubuhnya terjadi penolakan. Akhirnya timbul rasa mual dan muntah.
PERHATIKAN MAKANAN
v  Pada prinsipnya gangguan perut dapat diatasi dengan tidak membiarkanya perut kosong. Jadi makanlah dalam porsi kecil tapi sering.
v  Sajikan makan dan minuman dalam keadaan hangat karena bisa membuat lambung yang terasa perih seperti terelaksasi.
v  Setiap bangun pagi jangan lupa sarapan. Bila nafsu makan belum ada, nikmati saja biskuit dengan teh hangat misalnya.
v  Makanlah makanan berkarbohidrat tinggi. Mual-muntah mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak dipakai oleh tubuh untuk mengganti energi yang hilang.
v  Hindari makanan yang dapat membuat kembung karena perut akan terasa penuh tetapi masih tetap lapar. Keadaan ini akan memperparah karena setiap kali perut diisi, muntah akan terjadi lagi. Kacang tanah merupakan contoh makanan yang dapat membuat kembung. Biasanya kacang tanah digunakan sebagai bumbu pada gado-gado,asinan, siomay, sate, dan ketoprak.
v  Macam makanan lain yang perlu dibatasi adalah, ketan, nangka, sayur nangka, sayur asem, buah-buahan yang asam atau yang dapat mengiritasi lambung.
v  Makanan yang mengandung banyak santan, seperti masakan padang pun perlu dibatasi karena santan membuat kerja lambung menjadi lebih berat.
v  Waspadai juga cuka dan kopi.

Semoga bermanfaat... JJJ

APAKAH SEORANG PERAWAT DISAPA DENGAN KATA MANTRI..???

APAKAH SEORANG PERAWAT DISAPA DENGAN KATA MANTRI????
Foto: Untuk seorang perawat saat ini secara profesionalisme­ tidak diragukan lagi..
Apakah seorang perawat disapa dengan kata MANTRI atau????
Inilah sejarah MANTRI...
Mantri tidak akan ditemukan di negara manapun selain di Indonesia. Bermula dari kekurangan tenaga medis di Indonesia dan mendesaknya kebutuhan pelayanan kesehatan yang dituntut oleh masyarakat luas. Akhirnya muncullah sebuah solusi normatif yang tidak pernah dilahirkan oleh sebuah kebijakan secara resmi tetapi juga tidak pernah di larang oleh pemerintah karena terbukti telah memberikan solusi sementara bagi ketidakberdayaa­n pemerintah dalam menyediakan jasa pelayanan kesehatan secara layak di tengah-tengah tuntutan masyarakat akan pelayanan yang paripurna.

Istilah mantri sendiri sebenarnya istilah yang diambil dari permainan catur dimana dalam permainan catur mantri (patih ) dikenal sebagai ikon yang sangat luas yang sanggup mendampingi dan melindungi raja.Raja dalam hal ini adalah seorang dokter. Pada saat itu dokter adalah profesi yang sangat sulit, langkahnya pendek biasanya di daerah perkotaan saja, tidak bisa dipanggil ke pelosok dengan motor ojek atau berjalan kaki melewati pematang sawah, ada batas kharisma yang tidak bisa ditembus oleh wong cilik untuk menghadap raja dan akhirnya dikenalah seorang mantri yang menggantikan posisi raja dalam tatanan yang serba susah di tengah keterbatasan masyarakat.
Mantri hingga kini masih eksis di indonesia dan memiliki tempat sendiri di mata masyarakat pedesaan. Konsep bottom up seorang mantri terkadang booming sampai pada beberapa tempat seorang mantri mampu dikenal secara luas oleh masyarakat dengan jumlah pasien yang sangat menakjubkan melebihi seorang dokter yang terkenal sekalipun di perkotaan.

Sayangnya karena professi mantri ini adalah bentukan zaman dimana muncul atas tuntutan kebutuhan zaman dan tidak pernah diakui sebagai sebuah professi yang legal dimana profesi ini secara legal lebih melekat pada profesi perawat yang seharusnya secara professional adalah memberikan pelayanan keperawatan. Pada akhirnya posisi perawat yang sering disebut mantri ini menjadi bias dimana secara legal adalah seorang perawat tetapi realitasnya adalah pemberi therapi layaknya seorang dokter.

Hal tersebut sedikit demi sedikit akhirnya menempatkan mantri pada posisi yang sangat sulit dimana professi dokter saat ini sangat terganggu sekali imagenya oleh keberadaan mantri dan posisi perawat menjadi bias karena mantri bekerja lebih banyak tidak pada ranah keperawatan tetapi lebih kepada ranah medis yang lebih dekat pada professi dokter.
Tidak ada yang bisa disalahkan atas kemunculan mantri di tengah professi keperawatan karena pada saat itu belum ada payung hukum atau undang undang yang mengatur secara khusus tentang praktek keperawatan, tetapi justru terbit undang-undang yang justru lebih melanggengkan dan mengharumkan keberadaan mantri di tengah masyarakan dimana seorang perawat dapat memberikan pengobatan dasar kepada masyarakat dengan syarat memiliki dokter penanggung jawab yang telah memahami betul capabilitas atau keahlian individu perawat tersebut dalam memberikan pengobatan.

MANTRI...??? JURU RAWAT??? PERAWAT??? NURSE???
Untuk seorang perawat saat ini secara profesionalisme tidak dilakukan lagi...
Inilah sejarah mantri...
Mantri tidak akan ditemukan di negara manapun selain di indonesia. Bermula dari kekurangan tenaga medis indonesia dan mendesaknya kebutuhan pelayanan kesehatan yang dituntut oleh masyarakat luas. Akhirnya munculah sebuah solusi normatif yang tidak pernah dilahirkan oleh sebuah kebijakan secara resmi tetapi juga tidak pernah dilarang oleh pemerintah karena terbukti telah memberikan solusi sementara bagi ketidakberdayaan pemerintah dalam menyediakan jasa pelayanan kesehatan secara layak di tengah-tengah tuntutan masyarakat akan pelayanan yang paripurna.
Istilah mantri sendiri sebenarnya istilah yang diambil dari permainan catur dimana dalam permainan catur mantri dikenal sebagai ikon yang sangat luas  yang sanggup mendampingi dokter. Mantri hingga kini masih eksis di indonesia dan memiliki tempat sendiri dimata masyarakat pedesaan. Konsep bottom up seorang mantri terkadang booming sampai pada beberapa tempat seorang mantri mampu dikenal secara luas oleh masyarakat dengan jumlah pasien yang sangat menakjubkan melebihi seorang dokter yang terkenal sekalipun diperkotaan.
Sayangnya karena profesi mantri ini adalah bentukan zaman dimana muncul atas tuntutan kebutuhan zaman dan tidak pernah di akui sebagai sebuah profesi yang legal dimana profesi ini secara legal lebih melekat pada profesi perawat yang seharusnya secara profesional adalah memberikan pelayanan keperawatan. Pada akhirnya posisi perawat yag sering di sebut mantri ini menjadi bias dimana secara legal adalah seorang perawat tetapi realitasnya adalah pemberi therapi layaknya seorang dokter.
Hal tersebut sedikit demi sedikit akhirnya menempatkan mantri pada posisi yang sangat sulit dimana profesi dokter saat ini sangat terganggu sekali imagenya oleh keberadaan mantri dan posisi perawat menjadi bias karena mantri bekerja lebih banyak tidak pada ranah keperawatan tetapi lebih kepada ranah medis yang lebih dekat pada profesi dokter. Tidak ada yang bisa disalahkan atas kemunculan mantri di tengah profesi keperawatan karena pada saat itu belum ada payung hukum atau undang-undang yang mengatur secara khusus tentang praktek keperawatan, tetapi terbit undang-undang yang lebih melanggengkan dan mengharumkan keberadaan mantri di tengah masyarakat dimana seorang perawat dapat memberikan pengobatan dasar kepada masyarakat dengan syarat memiliki dokter penanggung jawab yang telah memahami betul dalam keahlian individu perawat tersebut dalam memberikan pengobatan.
MANTRI...??? JURU RAWAT??? PERAWAT??? NURSE???

Semoga bermanfaat... JJJ

Kamis, 04 April 2013

BIODATA


BIODATA
Nama Lengkap                       : ROSMAWATI
Nama Panggilan                      : ROSMA
NIM                                       : 2012-33-015
Tempat Tanggal Lahir              : Jakarta, 10 Oktober 1994
Jenis Kelamin                          : PEREMPUAN
Alamat                                    : Jl. KH. Hasyim RT. 006/001 Kembangan Utara Jakarta Barat
Agama                                    : ISLAM
Kewarganegaraan                   : INDONESIA
Jurusan                                   : PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
Angkatan                                : 2012-2013
Universitas                              : ESA UNGGUL JAKARTA

PISANG BISA MENCEGAH TERJADINYA KAKER


PISANG BISA MENCEGAH TERJADINYA KANKER
Saya pernah membaca di sebuah website asian cancer bahwa buah pisang yang merupakan buah yang sarat akan gizi, pisang hampir tidak mengandung lemak dan sangat mudah dicerna. Buah pisang memiliki kandungan 23-35% karbohidrat dan 0,2% lemak seperti bahan nabati lainnya, buah pisang bebas kolesterol. Mengkonsumsi 100 gr pisang akan memberikan 120 kalori pada tubuh.
Buah pisang kaya akan magnesium, dan magnesium yang berkhasiat mencegah kanker. Berdasarkan penelitian para ilmuan jepang menemukan bahwa zat dalam pisang memiliki efek antikanker TNF. Selain itu, pisang yang lebih matang memiliki efek lebih tinggi antikanker. Seorang profesor di Universitas Tokyo, Jepang, Yamazaki. Menggunakan hewan percobaan membandingkan aktivitas kekebalan tubuh dari berbagai macam buah-buahan seperti pisang, anggur, apel, semangka, nanas, pir, kesemek, dan hasilnya dikonfirmasi efek pisang adalah yang terbaik yang dapat meningkatkan sel darah putih, meningkatkan sel kekebalan tubuh, tetapi juga memproduksi bahan serangan sel abnormal TNF, eksperimen profesor Yamazaki juga menemukan bahwa pisang yang epidermisnya lebih matang dengan bintik yang lebih banyak, yang memiliki aktivitas kekebalan tubuh. Jadi mulai sekarang harus makan pisag yang lebih matang.
Pisang tidak akan membuat sel darah putih mengalami pertumbuhan membabi buta, hanya dalam sementara waktu akan meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, para ahli percaya, pisang memiliki aktivasi kekebalan yang relatif ringan, dalam kondisi fisik yang normal tidak akan membuat kekebalan tubuh berkembang abnormal, tetapi pada orang yang sakit dan orang yang sudah tua serta lemah akan sangat efektif.
Profesor Yamazaki menunjukkan bahwa bintik-bintik hitam pada epidermis kuning pisang, dapat meningkatkan kemampuan sel darah putih 8 kali lebih kuat dibandingkan dengan pisang yang epidermisnya hijau. Pisang dapat mencegah kanker usus, kanker ginjal. Penelitian swedia menemukan bahwa wanita yang makan 4-6 buah pisang seminggu dapat mengurangi resiko-resiko ginjal.
Buah pisang juga kaya akan serat makanan atau disebut juga karbohidrat kompleks. Mengkonsumsi serat makanan dapat membantu memperlancar proses buang air besar dan juga sangat baik untuk mencegah terjadinya kanker usus besar.
Oleh sebab itu, konsumsilah buah pisang yang kaya akan serat yang dibutuhkan oleh tubuh kita dan baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua dan mulailah dengan pola hidup sehat.

Suka Duka Masuk Ilmu Keperawatan


Suka Duka Masuk Ilmu Keperawatan
Ketika saya masih kelas 3 SMK, saya belum ada kepikiran setelah saya lulus untuk kuliah mengambil jurusan apapun itu.. ketika saya diberikan brosur dan soal tes oleh wakil kepala sekolah di banyak universitas saya pun tidak berpikiran untuk memilih jurusan perawat padahal sejak saya masih MI saya becita-cita ingin menjadi seorang perawat sampai saya main-mainan rawat-ratan dan bikin bubuk obat memakai batu yang dihancurkan.. dan ketika saya disuruh mengisi form untuk memilih jurusan apa? Dan akhirnya saya langsung memilih jurusan manajemen karena saya berpikiran itu dapat meneruskan jurusan saya di SMK yaitu administrasi perkantoran.
      Saya mencoba beberapa universitas dan hampir semuanya itu saya memilih manajemen dan alhamdulillah diterima semua. Tetapi keluarga saya banyak yang mendukung kalau saya mengambil akademi keperawatan tapi keluarga saya tidak terlalu memaksakan   yang sesuai dengan keinginan. Dan akhirnya saya memikirkan kembali untuk meneruskan ke jurusan apa menurut saya kedua jurusan itu sebenarnya sama saja dan sama-sama saya sukai. Dan akhirnya saya meminta petunjuk kepada Allah SWT yang mana yang akan saya pilh dari kedua jurusan itu.
            Dari situ saya berpikiran saya ingin sesuatu yang berbeda dari jurusan SMK saya yaitu manajemen. Dan akhirnya saya memilih jurusan akademi keperawatan karena saya pikir itu adalah pekerjaan yang mulia dan melatih kesabaran saya, dan saya berpikiran ketika nanti saya menjadi seorang perawat saya dapat merawat orang sejak dilahirkan ke dunia hingga meninggal hingga tenang dengan penuh keikhlasan dan kesabaran yang besar. Walaupun banyak yang bilang bila menjadi seorang perawat itu capek dan banyak yang merendahkan perawat. saya pikir semua pekerjaan itu pasti capek dan ketika kita menjadi seorang perawat yang baik dengan pasien dan secara profesional. Perawat tidak akan direndahkan oleh banyak orang.
            Dan saya mencoba beberapa akademi keperawatan, saya diukur berat badan dan tinggi badan alhamdulillah saya lulus. Tetapi ketika saya ditanyakan asal sekolah saya dari SMK/SMA kesehatan dari itulah saya tidak di terima di beberapa akademi keperawatan karena saya bukan dari SMA/SMK kesehatan. Saya berputus asa dan kecewa akhirnya saya memutuskan untuk mengambil alih keputusan saya yang pertama yaitu jurusan Manajemen dan kedua orang tua saya setuju dengan keputusan yang saya ambil. Saya langsung mendaftar di universitas esa unggul karena tidak terlalu jauh dari rumah. saya langsung mengisi formulir dan memilih jurusan manajemen. Keesokan harinya saya membayar keuangan ketika saya berbicara menanyakan jurusan keperawatan di esa unggul bisa menerima selain lulusan dari SMA//SMK kesehatan, ternyata di esa unggul bisa menerima dari lulusan yang selain dari SMA/SMK kesehatan dari situ saya berpikiran kembali dan menanyakan kepada keluarga kalau saya berpindah fakultas karena hati saya dari awal berpikiran adalah perawat dan belum menerima untuk jurusan manajemen. Keluarga saya pun menyetujui saya pindah fakultas.

Saya merasa takut ketika saya mengikuti pembelajaran keperawatan banyak yang saya belum ketahui dan sama sekali belum dimengerti. Mudah-mudahan dengan usaha dan niat yang sungguh-sungguh semua akan tercapai dengan baik. saya berpikiran bahwa apa yang kita inginkan dengan niat yang baik pasti ada jalan keluarnya meskipun banyak tantangan yang harus kita hadapi. Amin ya Allah...